Satu Lagi Guru AEEN Dapat Sanad

Satu Lagi Guru AEEN Dapat Sanad

Alhamdulillah, kemarin (20/5/24) Ustadzah Shania selesai mendapatkan ijazah sanad Alquran generasi 29.

Setelah perjuangan yang dramatis, karena ada dramanya. Biidznillah Ustadzah sudah mendapatkan ijazahnya.

Dan… Sudah siap untuk mewariskan Sanad Al Quran yang dimilikinya saat ini.

Barakallah Ustadzah, semoga Allah Muliakan.

Pendaftaran Kelas Sanad Bulan Juni dibuka
Kuota Ikhwan : 2
Kuota Akhwat : 4

Daftar ke Admin AEEN

Kenapa Kami Ambil Sanad

Kenapa Kami Ambil Sanad


Saya sebut kami, karena memang ada 2 yang ditugaskan AEEN untuk ambil sanad. Pertama, saya sebagai Direktur RQA dan satu lagi Ustadzah Sania (Guru Akhwat).

Program yang kami ambil Sanad Riwayat Hafs An Ashim thariq Asy Syatibiah. Artinya, bacaan ini bersambung ke Rasulullah melalui murid Ashim bin Abin Najud yang bernama Abul Amr Hafs bin Sulaiman Al Kufy.

Karena nanti ada lagi Sanad dari jalur murid Ashim yang bernama Syu’bah bin Ayyasy bin Salim al-Hannath al-Nahsyali al-Kufi. Kepada Imam Ashim beliau bermulazamah lama sehingga ia dapat mengkhatamkan Al-Qur’an lebih dari satu kali

Imam Ashim sendiri berguru ke Abu Abdurrahim As Sulami. Sedangkan As Sulami belajar kepada 5 sahabat Rasulullah (Ali bin Abi Thalib, Ustman, Abdullah bin Mas’ud, Zaid bin Tsabit dan Ubay bin Kaab).

Nah, panjang sih cerita ini. Saya sudahi dulu, nanti aja pembahasan jalur sanad ini.

Kembali ke pertanyaan, kenapa kami ambil sanad. Jawabannya : kami ingin memastikan bahwa bacaan yang kami ajarkan selama ini kepada siswa RQA itu sesuai dengan bacaan Rasul. Minimal menurut Imam Hafs.

Meskipun tidak semua guru bersanad, namun ke depannya kami akan bina guru-guru RQA dengan standar yang sama seperti kami ambil sanad. Harapannya, guru-guru RQA bisa mengajar hal serupa kepada muridnya.

Maka meski siswa RQA tidak ambil sanad,namun kualitas bacaannya semakin mendekati benar. Insya Allah

Sebagai catatan : Insya Allah kami juga diberikan wewenang untuk memberikan sanad bin nadhzar kepada pihak lain.

Info RQA :
https://rumahquranaeen.com

Tahsin :
https://rumahquranaeen.com/tahsin

Tahfizh Dewasa :
https://rumahquranaeen.com/tahfizh-dewasa

Tahfizh Anak :
https://rumahquranaeen.com/tahfizh-anak

Bang Jemmi

====================
Jalur perawi
====================
21. Muhammad bin Qosim Al-Baqari
22. Ahmad Al-Baqari
23. Abdurrahman bin ‘Amr Al-Ujhuri
24. Ibrahim Al-‘Abidi
25. Ali Al Haddadi Azhary
26. Abdullah bin Abdil Azhim Ad Dasuqi
27. Al Fadhili Ali bin Abi Layla
28. Misbah Ibrahim Wadn Ad Dasuqi
29. Rizki Abdullah bin Marjuni (guru kami)
30. Jemmi Gumilar bin Isa Tresnawan bin Oman Suparman

Oh iya, kelas Sanad bulan Juni sudah dibuka, silahkan daftar

Perbaikan Bacaan Al Quran Bertahap

Perbaikan Bacaan Al Quran Bertahap

Memperbaiki bacaan Alquran yang sudah bertahun-tahun kita lakukan sepertinya harus bijak kita lakukan.

Maksudnya perbaikan itu harus kita lakukan secara tahap demi tahap. Berarti ada keberhasilan di tiap fasenya.

Saat memperbaiki makhorijul dan sifatul huruf maka kita buatkan urutannya.

Hari ini, huruf apa yang diperbaiki?
Besok perbaiki huruf apa?
Lusa?

Saran saya perbaiki sesuai dengan kelompok bentuk huruf. Yaitu huruf-huruf yang memiliki bentuk yang mirip.

Contohnya mungkin seperti di bawah ini ya.

Tahap 1 : ا ء ب ت ث
Tahap 2 : ج ح خ
Tahap 3 : د ذ ر ز

Belajar Tahsin Yuk
https://rumahquranaeen.com/tahsin

Tahap 4 : س ش ص ض
Tahap 5 : ط ظ ع غ
Tahap 6 : ف ق ك ل
Tahap 7 : م ن و ه لا ي

Perbaiki setiap tahap dengan tepat sesuaikan dengan makhraj dan sifatnya. Setiap tahap tadi bisa jadi bagus dalam waktu seminggu atau mungkin sebulan.

Caranya adalah cari tahu tentang makhraj dan sifat dari huruf-huruf tadi, kemudian di latih secara sering dengan cara baca Alquran.

Perbaiki setiap tahap juga berlaku untuk materi Mad dan Hukum-hukum tajwid. Buat tahapannya dan perbaiki dengan sabar tiap tahapnya.

Belajar Tahsin 👇👇👇
https://rumahquranaeen.com/tahsin

Bertahap…. Bertahap…. Bertahap…. Dan bersabar.

Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.
(QS Ali Imran : 200)

Bang Jemmi